Politik dan Sosial Budaya

Sektor Pertanian di Kabupaten Terkaya Dilupakan, Made Urip Kembali Guyur Krama Subak 25 Ton Benih Padi di Bumi Keris


Badung, PancarPOS | Potensi sektor pertanian di Kabupaten Badung selama pandemi Covid-19 menjadi perhatian serius Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si. Selain sempat menggelontor berbagai program dan bantuan, kali ini Wakil Rakyat Sejuta Traktor yang akrab disapa M-U itu, kembali mengguyur bantuan 25 ton benih padi untuk krama subak se-Kabupaten Badung dengan mengikuti protokol kesehatan. Seluruh bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPP PDI Perjuangan membidangi Pertanian, Kehutanan dan Lingkungan Hidup tersebut di Bale Subak Gerana, Desa Sangeh Kecamatan Abiansemal, Badung, Senin (22/11/2021), bersama Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, I Bagus Alit Sucipta, beserta I Wayan Regep, Ni Kedek Edu Suastiari, I Putu Alit Yandinata, Ni Luh Putu Sekarini dan I Made Yudana serta Kadis Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana yang dihadiri Ketua Ganti Badung I Nyoman Bagiana, Perbekel Sangeh, dan perwakilan petani dari 12 Pekaseh se-Kabupaten Badung.

1bl#ik-8/11/2021

Bantuan 25 ton benih padi varietas Inpari 32 ini, bertepatan saat musim tanam bulan Oktober 2021 hingga Maret 2022 untuk lahan seluas 1.000 hektar yang dibagi untuk petani dan subak di Bumi Keris. Usai menerima bantuan, Pekaseh Subak Gerana I Wayan Lasia mengucapkan terimakasih atas pembagian bantuan benih padi unggul untuk krama subak di Badung. Di samping itu, selain bantuan benih padi tersebut, sebelumnya sangat banyak bantuan dari Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI ini yang turun di Kabupaten Badung. “Bantuan benih padi ini berkat perjuangan Bapak Made Urip, sehingga para petani di Badung sangat berbahagia dan bersyukur mendapat bantuan tersebut,” katanya, sembari berharap ke depan bantuan lainnya juga bisa diperjuangkan kembali oleh Made Urip untuk meningkatkan kesejahteran petani dan krama subak di masa krisis akibat pandemi Covid-19. Pada kesempatan itu, Kadis Pertanian dan Pangan Badung Wayan Wijana mengakui selama ini, hanya Made Urip sebagai anggota dewan di tingkat pusat yang berpengalaman dan menguasai mengelola pertanian dengan sangat luar biasa.

1bl#ik-8/11/2021

Untuk itu, bersama petani di Badung mengucapkan terimakasih kepada Made Urip, karena meskipun berasal dari Desa Tua, Marga, Tabanan, namun tetap setia menyalurkan bantuan pertanian di kabupaten lainnya, termasuk di Badung. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, kabupaten terkaya di Bali ini malah paling keras terkena dampak akibat pemasukan dari pajak hotel dan restoran (PHR) menurun drastis. Akibat kondisi seperti ini, berbagai sumber bantuan akan tetap menjadi harapan dan mendapat perhatian serius, meskipun kondisi keuangan negara terus menurun, seperti bantuan bibit padi yang diperjuangkan langsung oleh Made Urip. “Kami mengucapkan terimakasih kepada Pak Made Urip dan anggota DPRD lainnya yang tetap membantu dan berjuang untuk petani di Kabupaten Badung. Karena usulan dari seluruh Indonesia sangat banyak, jika tidak ada perjuangan dari Pak Made Urip, maka tidak akan ada bantuan di Badung seperti ini, termasuk bantuan pupuk sebelumnya,” bebernya, sekaligus menyebutkan pada tahun 2022 nanti diharapkan Made Urip tetap memprioritaskan bantuan di Kabupaten Badung. Karena hanya satu-satunya sektor pertanian yang bisa tetap tumbuh di masa pandemi Covid-19, sehingga harus bersyukur dan bangga menjadi petani, karena apapun potensi pertanian bisa dikembangkan di Badung yang selama ini telah dilupakan.

1bl#bn-10/11/2021

Selaku petugas partai, Gus Bota sapaan akrab I Bagus Alit Sucipta, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Made Urip yang sangat banyak memfasilitasi bantuan untuk petani di Kabupaten Badung. Bantuan ini disebutkan sebagai perjuangan satu jalur dari lembaga eksekutif, legislatif dan struktural partai dari kabupaten hingga pemerintah pusat. Untuk itu, diharapkan bantuan bibit padi ini bisa digunakan dengan baik, sehingga dapat bermanfaat bagi para petani dan krama subak di Badung. “Sekali lagi terimakasih kepada Pak Made Urip yang selama ini membantu dan memperhatikan petani di Badung,” ujarnya singkat, seraya ditambahkan, Wayan Regep selaku kader partai ikut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Made Urip, karena terus memberikan bantuan di Kabupaten Badung. Apalagi bantuan di masa pandemi ini sangat berguna, sehingga tidak rugi memilih Made Urip yang lima periode duduk sebagai Anggota Komisi IV DPR RI. “Mudah-mudah bisa dilanjutkan kembali bantuan lainnya dan kami seluruh anggota fraksi mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan dari Bapak Made Urip,” imbuhnya.

1bl#ik-7/11/2021

Saat berdialog dan tatap muka, Made Urip menyampaikan bantuan 25 ton bibit padi inpari 32 yang diperjuangkan dari APBN tahun 2021 ini, diserahkan untuk krama subak di Kabupaten Badung, termasuk di Tabanan dan Jembrana untuk menghadapi musim tanam yang akan datang. Bantuan juga diprioritaskan di Kabupaten Badung, karena sedang menghadapi persoalan krisis ekonomi, akibat pandemi Covid-19 yang dampaknya sudah sangat luar biasa bagi Bali. “Kita cukup merasakan, apalagi warga di Badung, sehingga mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu,” harapnya, seraya menyadari untungnya di Bali masih memiliki subak abian dan subak basah yang menjadi penyangga pangan, sehingga kembali digelontorkan bantuan bibit padi termasuk subsidi pupuk sekitar Rp20 triliun. Karena jika pupuk tidak disubsidi, maka petani di Indonesia yang sebagian besar petani gurem yang hanya memiliki lahan di bawah 0,25 hektar tidak akan mampu memenuhi kebutuhkan hidupnya. Karena paling tidak petani harus memiliki lahan minimal 2 hektar, sehingga berbagai bantuan termasuk pupuk untuk petani juga harus disubsidi. Selain itu, juga dibantu jaringan irigasi dan jalan usaha tani di beberapa subak di Badung sudah diresmikan oleh Made Urip belum lama ini untuk peningkatan produksi pertanian.

1bl#ik-7/11/2021

Tidak hanya itu saja, politisi senior kelahiran 31 Desember 1959 ini, mengaku bersama dengan semua jajaran Fraksi PDI Perjuangan di seluruh Bali akan berupa keras untuk membantu mendorong produktifitas pertanian, termasuk di Kabupaten Badung dengan berbagai terobosan dan program pertanian dari hulu hingga ke hilir. “Karena di samping produksinya, selama pasca panen juga akan diperbaiki bersama. Saya berharap kerjasama ini bisa terus dipupuk bersama, karena kita tidak bisa hidup hanya di sektor pariwisata saja, namun di sektor pertanian juga harus diperkuat dan diperhatikan ke depan untuk menjaga kedaulatan pangan kita,” tandas M-U. ama/ksm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close