Senin, April 13, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaPariwisata dan HiburanBTID Keliling 6 Banjar di Serangan, Safari Ogoh-Ogoh Bangkitkan Kreativitas Pemuda Sambut...

BTID Keliling 6 Banjar di Serangan, Safari Ogoh-Ogoh Bangkitkan Kreativitas Pemuda Sambut Nyepi

Denpasar, PancarPOS | Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, PT Bali Turtle Island Development (BTID) memperkuat sinergi budaya dengan masyarakat Desa Serangan melalui kegiatan Safari Ogoh-Ogoh yang menyasar enam banjar di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi wujud dukungan nyata terhadap pelestarian tradisi sekaligus ruang bagi kreativitas generasi muda desa adat dalam menyambut momentum sakral Nyepi.

Dalam kegiatan tersebut, BTID menyalurkan enam banjar dan memberikan dana apresiasi atas karya seni ogoh-ogoh yang digarap para pemuda di masing-masing banjar. Langkah ini sekaligus mempererat jalinan silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat Serangan, terutama dalam menjaga tradisi yang menjadi identitas budaya Bali di tengah arus modernitas.

Bagi masyarakat Bali, khususnya di Desa Serangan, ogoh-ogoh bukan sekadar parade seni tahunan. Tradisi ini memiliki makna spiritual sebagai simbol penetralisir kekuatan negatif atau Bhuta Kala, sekaligus menjadi bagian dari ritual menjaga keseimbangan alam semesta sebelum memasuki keheningan Nyepi.

Proses pembuatan ogoh-ogoh juga menjadi ruang kreatif bagi Sekaa Truna-Truni (STT) atau para pemuda di banjar-banjar untuk menumbuhkan semangat gotong royong, merawat tradisi, serta membangun kreativitas lintas generasi.

Safari ogoh-ogoh yang digelar BTID dilakukan dengan mengunjungi enam banjar di Desa Serangan. Kegiatan dimulai dari Banjar Kawan, kemudian dilanjutkan ke Banjar Peken, Banjar Kaja, Banjar Pongjok, Banjar Tengah, dan diakhiri di Banjar Dukuh.

Di balik kemegahan wujudnya, ogoh-ogoh masa kini telah bertransformasi menjadi karya seni yang semakin kompleks. Selain menghadirkan visual yang spektakuler, ogoh-ogoh juga memuat pesan sosial serta cerminan nilai budaya yang berkembang di masyarakat.

Salah satu contoh terlihat di Banjar Kawan, di mana Sekaa Truna-Truni setempat mempersembahkan ogoh-ogoh bertema “Bhagawan Samirana”. Karya tersebut tidak hanya menonjolkan unsur visual, tetapi juga pesan moral dan estetika yang sarat makna.

Ketua STT Satya Witra Banjar Kawan, I Wayan Adi Saputra, mengatakan tahun ini pihaknya mencoba menghadirkan konsep yang berbeda. Menurutnya, ogoh-ogoh tidak semata menggambarkan Bhuta Kala, tetapi juga memuat nilai-nilai kebaikan serta estetika yang lebih kuat.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam proses pembuatannya, para pemuda menggunakan bahan yang relatif ramah lingkungan, seperti kertas dan koran bekas, sehingga tetap selaras dengan semangat pelestarian alam.

Adi Saputra turut mengungkapkan apresiasinya atas dukungan BTID yang selama ini konsisten mendukung kegiatan kepemudaan di Serangan. Ia menilai kehadiran perusahaan tersebut memberikan energi positif bagi para pemuda untuk terus berkarya.

Menurutnya, dukungan berupa dana apresiasi sangat membantu para pemuda dalam mengembangkan kreativitas ogoh-ogoh serta menjaga keberlanjutan tradisi budaya di desa.

Semangat serupa juga terlihat di Banjar Pongjok dan Banjar Tengah. Para pemuda di kedua banjar tersebut tidak hanya fokus pada pembuatan ogoh-ogoh, tetapi juga menyiapkan pertunjukan seni berupa tarian dan iringan gamelan sebagai bagian dari kemeriahan pawai nanti.

Salah satu penari dari STT Satya Budhi, Godem, menjelaskan bahwa persiapan tarian telah dimulai sejak Februari. Ia mengatakan latihan dilakukan secara rutin untuk memastikan penampilan yang maksimal saat malam pengerupukan.

Godem menambahkan bahwa tarian yang dipersiapkan melibatkan banyak peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari pelajar sekolah dasar, SMP, SMA hingga mahasiswa.

Menurutnya, keterlibatan lintas generasi ini menjadi bagian dari semangat gotong royong yang terus dijaga oleh para pemuda di banjar.

Ia juga menilai kolaborasi antara BTID dan para pemuda desa merupakan langkah yang sangat positif, karena memberikan dukungan nyata bagi generasi muda dalam melestarikan kebudayaan.

Godem berharap dukungan seperti ini dapat terus berlanjut agar proses regenerasi dalam pelestarian budaya Bali tetap berjalan dengan baik.

Hal senada juga disampaikan Kadek Noni Purnama Dewi, Ketua STT Satya Hredhaya dari Banjar Dukuh. Ia mengatakan kolaborasi antara BTID dan masyarakat banjar memberikan ruang bagi para pemuda untuk mengembangkan kreativitas seni mereka secara maksimal.

Menurutnya, dukungan yang diberikan mampu memotivasi generasi muda untuk terus aktif berkarya dan menjaga tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sementara itu, Kepala Komunikasi BTID Zefri Alfaruqy menegaskan bahwa kegiatan Safari Ogoh-Ogoh merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pelestarian budaya lokal di Desa Serangan.

Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap akar budaya masyarakat setempat.

Menurut Zefri, pihaknya sangat terkesan dengan semangat dan kreativitas para pemuda desa yang mampu memadukan unsur seni dengan nilai keberlanjutan melalui penggunaan bahan-bahan ramah lingkungan dalam pembuatan ogoh-ogoh.

BTID, lanjutnya, berkomitmen untuk terus berjalan berdampingan dengan masyarakat dalam menjaga identitas budaya Bali.

Ia berharap dukungan yang diberikan dapat menjadi stimulus bagi Sekaa Truna-Truni di Serangan untuk terus berkarya dan mempertahankan tradisi ogoh-ogoh sebagai warisan budaya yang hidup.

Zefri juga menegaskan bahwa harmoni antara pembangunan kawasan ekonomi dengan pelestarian budaya menjadi prinsip penting dalam setiap langkah pengembangan yang dilakukan perusahaan.

Dengan semangat kolaborasi tersebut, Safari Ogoh-Ogoh di Desa Serangan tidak hanya menjadi momentum menyambut Nyepi, tetapi juga simbol kuat bahwa tradisi, kreativitas pemuda, dan dukungan berbagai pihak dapat berjalan beriringan dalam menjaga keberlanjutan budaya Bali. ama/ksm

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

spot_img
spot_img
spot_img