Nasional

Penerbangan Singapore Airlines Batal, Kasus Positif di Bali Langsung Melonjak


Denpasar, PancarPOS | Rencana operasi penerbangan Singapore Airlines rute SIN-DPS-SIN dua kali seminggu mulai pada 4 Mei 2021 dinyatakan postponed atau tertunda. Penundaan sampai ada keputusan penambahan Bandara IGN Rai sebagai entry point penerbangan internasional baik untuk WNA maupun untuk WNI yang status PMI. Karena Pintu Masuk (Entry Point) bagi PPLN diperbolehkan hanya di empat bandara internasional saja yakni CGK (Cengkareng), KNO (Kualanamo), SUB (Juanda) dan MDC (Menado). Anehnya, kasus positif Covid-19 yang dirawat di Bali langsung melonjak setelah diketahui penerbangan pesawat tersebut batal. Padahal sebelum dinyatakan dibatal, beberapa hari terakhir angka kasus terkonfirmasi terus menurun secara teratur dibadingnya dengan kasus positif.

1bl-bn#7/1/2020

Hal itu terkuak dari data Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali yang menunjukan trend penurunan kasus terkonfirmasi dibadingkan pasien yang sembuh dalam beberapa hari terakhir sebelum Selasa, 4 April 2021. Seperti pada Kamis, 29 April 2021 tercatat terkonfirmasi positif 132 orang, sementara yang sembuh naik signifikan 172 orang dan meninggal 6 orang, sehingga pasien dalam perawatan hanya 1.290 orang (1.277 WNI dan 13 WNA). Padahal sehari sebelumnya, Rabu, 28 April 2021 kasus positif masih melonjak, yakni terkonfirmasi 166 orang, sementara itu pasien sembuh hanya 131 orang, dan meninggal 10 orang, sehingga dalam perawatan 1.336 Orang (WNI 1.323 dan WNA 13). Di hari berikutnya, juga mengalami trend penurunan pada Jumat, 30 April 2021 terdata terkonfirmasi positif 137 orang, sembuh 141 orang dan meninggal 3 orang, sehingga yang dirawat hanya 1.283 Orang (WNI 1.269 dan WNA 14).

Data trend penurunan yang sama juga terjadi di hari berikutnya, saat update Covid-19 pada Sabtu 1 Mei 2021 dengan terkonfirmasi 142 orang, sementara itu pasien sembuh 160 orang dan meninggal 11 orang, sehingga tersisa dirawat 1.254 Orang (WNI 1.240 dan WNA 14). Update di hari berikutnya, Minggu 2 Mei 2021 juga senada. Terkonfirmasi 86 orang, sembuh 98 orang dan meninggal 6 orang, sehingga perawatan 1.236 orang (WNI 1.222 dan WNA 14). H-2 penerbangan Singapore Airlines pada Senin, 3 Mei 2021 juga pasien dirawat juga mengalami penurunan. Tercatat terkonfirmasi 105 orang, sembuh 112 orang dan meninggal 8 orang, sehingga dalam perawatan tersisa 1.221 orang (WNI 1.206 dan WNA 15). Uniknya bertepatan dengan rencana kedatangan pesawat tersebut yang dipastikan dibatalkan pada Selasa, 4 Mei 2021 mendadak kasus terkonfirmasi positif di Bali kembali melonjak.

1th-ksm#5/2/2021

Tercatat terkonfirmasi 150 orang, sementara itu, angka pasien sembuh berada di bawahnya sebanyak 124 orang dan meninggal 9 orang, sehingga jumlah yang dirawat juga langsung membengkak 1.238 orang (WNI 1.221 dan WNA 17). Selanjutnya trend yang sama juga terjadi pada update data Rabu, 5 Mei 2021. Lagi-lagi angkat terkonfirmasi bertengger di atas melebihi angka pasien sembuh (konfirmasi 128, sedangkan sembuh 104 orang dan meninggal 7 orang), sehingga yang dirawat masih sebanyak 1.225 orang. Mencermati data angka update Covid-19 di Bali memang agak unik dan janggal. Sayangnya saat diklarifikasi ke Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali belum memberikan tanggapan yang jelas. Bahkan, Sekretaris Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin tidak bisa memberi jawaban yang pasti. “Yess. Optimalkan 3 T nya,” jawabnya singkat kepada PancarPOS melalui pesan WhatsApp, Rabu (5/5/2021).

Dari keterangan pers Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Pemprov Bali masih memberlakukan SE Nomor 07 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon, Warigadean), tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat. Beberapa hal yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

1bl#ik-5/3/2021

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M, yakni Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku. Seperti diketahui, mencermati dan menindaklanjuti hasil rapat pimpinan seluruh pemangku kepentingan di level Pemerintah Pusat (Satgas Covid-19, DGCA, Kemenkes, CIQ) terkait aturan bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sesuai Surat Dirjen P2P Kementerian Kesehatan Nomor SR.03.04/II/1084/2021 Tanggal 28 April 2021 dan hasil dari koordinasi Kantor Otban IV dengan DGCA memutuskan rencana operasi penerbangan Singapore Airlines rute SIN-DPS-SIN dua kali seminggu mulai pada 4 Mei 2021 dinyatakan postponed atau tertunda. Pertimbangan pengambilan keputusan tersebut akibat meningkatnya kasus terpapar Covid-19 beberapa negara (India, Pakistan, Philipine) secara signifikan dan pertimbangan Potensi Satgas Covid-19 Dalam Penanganan PMI yang masuk ke daerah masing-masing. ama/tim/ksm

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Website is Protected by WordPress Protection from eDarpan.com.

Close